Sejarah Amerika Serikat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas

Penetap
pertama wilayah yang kini menjadi Amerika Serikat
berasal dari Asia sekitar 15.000 tahun yang lalu. Mereka menyeberangi jembatan darat Bering ke Alaska.[1] Selanjutnya, penduduk asli Amerika bermukim di wilayah tersebut selama ribuan tahun. Pada
tahun 1492, Christopher Columbus berhasil mencapai Amerika. Orang-orang Inggris lalu
bermukim di Jamestown, Virginia pada tahun 1607. Permukiman ini dianggap sebagai permukiman
pertama di Amerika Serikat. Selanjutnya, Amerika Serikat terus didatangi oleh
orang-orang Inggris. Orang Perancis,
Spanyol,
dan Belanda
juga bermukim di sebagian Amerika Serikat.[2]
Perkembangan koloni-koloni Inggris berakhir tidak baik bagi penduduk asli
Amerika, karena banyak dari mereka yang tewas akibat penyakit, dan mereka
kehilangan negeri mereka. Amerika Serikat terbentuk dari 13 bekas koloni Inggris selepas Revolusi Amerika setelah deklarasi kemerdekaan pada tanggal 4 Juli
1776.
Perang ini dimulai karena kolonis merasa diperlakukan tidak adil oleh Inggris.[3]
Setelah Revolusi, Amerika Serikat
menghadapi banyak masalah, seperti perbudakan.
Pada tahun 1800-an, AS memperoleh banyak wilayah dan mulai terindustralisasi.
Dari tahun 1861 hingga 1865, Perang Saudara Amerika berkecamuk antara Utara dengan Selatan. Perang ini
diakibatkan karena sengketa mengenai hak-hak negara bagian, perbudakan, dan
masa depan Amerika Serikat. Beberapa negara bagian di Selatan meninggalkan
Amerika Serikat dan mendirikan Konfederasi.
Utara memenangkan perang, dan
negara-negara yang telah meninggalkan perserikatan kembali ke Amerika Serikat.
Negara ini lalu melalui masa rekonstruksi. Pada
akhir 1800-an, banyak orang Eropa datang ke Amerika Serikat dan bekerja di
pabrik besar. Pada awal abad ke-20, AS menjadi kekuatan dunia. Ekonominya
merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Negara ini juga terlibat dalam Perang Dunia I
dan II.
Setelah Perang Dunia II, Amerika
Serikat terlibat dalam Perang Dingin
dengan Uni Soviet. Selama Perang Dingin, pemerintah banyak menghabiskan dana
untuk pertahanan. AS terlibat dalam Perang Korea
dan Vietnam, dan juga mengirimkan Neil Armstrong
dan orang-orang Amerika lain ke luar angkasa. Pada tahun 1991, Uni Soviet
runtuh dan perang dingin berakhir. Timur Tengah
menjadi penting bagi Amerika, terutama setelah Serangan 11 September 2001. Kini, Amerika Serikat merupakan negara adidaya,
tetapi masih menghadapi beberapa masalah.